BreakingNews

  • Truk Tangki CV Teman Setia Muatan PKO Terjun Bebas Ke Parit
  • Paul Pogba Moncer di MU, Real Madrid Kembali Mendekat
  • Wanita Ini Ditelanjangi Istri Sah Ditengah Jalan Karena Sikat Suami Orang
  • Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
  • Home
  • Pariwisata
  • Sosial, Seni dan Budaya
  • Daerah
    • Pekanbaru
  • Opini
  • Nasional
    • Sumatera Utara
  • Galeri Foto
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • More
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Galeri Foto
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Opini
  • Daerah
  • Sosial, Seni dan Budaya
  • Pariwisata
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Sumatera Utara
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bunga untuk Keadilan : Hinca Panjaitan Ajak Polres Karo Tebarkan Keharuman Pelayanan
Dibaca : 99 Kali
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Dibaca : 105 Kali
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi
Dibaca : 103 Kali
Pelarian LM Kandas, Polres Pematangsiantar Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas
Dibaca : 152 Kali
Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
Dibaca : 168 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Artikel

RUMAH GADANG SUKU NASUTION DI ALAM MINANGKABAU

Redaksi

Kamis, 27 Juni 2024 - 21:10:13 WIB Di Baca : 3113 Kali
Cetak
RUMAH GADANG SUKU NASUTION DI ALAM MINANGKABAU

Rumah gadang Suku Nasution yang terletak di Nagari Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatra Barat.

Nagari Simpang Tonang merupakan daerah teritorial etnis Minangkabau sebagai wilayah rantau. Migrasi etnis Mandailing dilakukan secara bergelombang. Tak ada yang mengetahui pasti kapan pertama kali etnis Mandailing bermigrasi membuka nagari ini. Terdapat perbedaan pendapat dalam penentuan sejarah terbentuknya daerah tersebut. Pendapat pertama menyatakan bahwa Nagari Simpang Tonang ialah tanah ulayat di bawah pimpinan pucuk adat Rajo Sontang, sedangkan pendapat kedua menyatakan bahwa Nagari Simpang Tonang di bawah kekuasaan Rajo Dubalang (Raja Gumanti Porang).

Berdasarkan catatan tarombo yang dimiliki oleh beberapa orang natoras/ natobang di bagasan ampung Tarombo yang berjudul "Sejarah Asal Usul Nagari Simpang Tonang" yang dibuat dalam campuran Bahasa Mandailing, Minangkabau, dan Bahasa Indonesia dengan gaya bahasa serta ejaan lama dapat dijelaskan bahwa pada zaman dahulu kala tersebutlah sejarah mengenai Raja Pidoli Mandailing Godang yang bergelar Rajo Gumanti Porang. Dari hasil perkawinannya dengan istrinya yang bernama Mancuom Godang, beliau mempunyai tiga orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Pada masa itu kerajaan Pidoli diserang oleh orang dari Padang Gelugur. Kemudian Rajo Gumanti Porang dan perangkat kerajaan meninggalkan daerah tersebut menuju tempat yang aman. Maka sampailah mereka ke Lubuk Aro Tarok (di daerah Rao sekarang). Mereka pun berkembang di sana. Di masa kepemimpinan Sutan Bandaharo dilakukanlah suatu perundingan dengan segenap perangkat desa, anak, cucu beserta kemenakan. Mereka merasa tidak enak terlalu lama menumpang di daerah orang. Atas dasar kesepakatan yang telah diperoleh, akhirnya Sutan Bandaharo memerintahkan seorang yang gagah berani bernama Dubalang Sirah Dado untuk untuk mencari tanah yang luas dan belum dihuni orang lain.

Dubalang Sirah Dado memulai perjalanannya ke arah barat dari Sontang Panjang. Dari perjalanan naik bukit turun bukit tersebut, ia mendapatkan suatu daerah yang berada di antara dua buah sungai. Di sana ia mendirikan rumah tempat beristirahat. Kemudian melanjutkan kembali
perjalanannya tersebut. Perjalanan dimulainya dari Guo Balang Karau Pisang Hulu Air Papahan Tonang, terus ke Bahudo Kariong, lanjut ke Tinjawan Agam, lalu ke Puncak Gunung Kulabu, dan dari Bukit Tinjowan Koto Rajo hulu Air Tangharang, lalu ke Bukit Ulai dan terus kembali ke rumahnya.

Setelah menemukan wilayah tersebut, maka ia kembali ke Sontang Panjang untuk memberitahukan hal tersebut kepada Sutan Bandaharo. Sutan Bandaharo kemudian membawa perangkat kerajaan beserta anak cucu kemenakannya untuk melihat daerah tersebut.

Mereka tinggal di rumah Dubalang Sirah Dado yang dibangunnya saat itu. Setelah dinilainya bahwa daerah tersebut layak dijadikan suatu hunian, maka Dubalang Sirah Dado membawa mereka dan menunjukkan bukit-bukit yang dilaluinya lebih dulu untuk dijadikan batas wilayah.
Kemudian di saat mereka menjelajah daerah tersebut, mereka menemukan sebuah sungai yang airnya tenang, dari situlah asal kata "Simpang Tonang" diambil.

Pada awal kedatangannya hanya ada dua marga saja yang terdapat di daerah tersebut. Marga Nasution dari pihak Sutan Bandaharo (sekarang dikenal dengan nama Raja Dubalang) dan marga Mais dari pihak Tompu Sereng (sekarang bergelar Saheto Gading). Tidak beberapa lama kemudian datang pula satu rombongan dari daerah Mandahiling bergelar sako Ajaran Tolang (sekarang bergelar Panghulu Mudo) bermarga Lubis. Mereka mendiami Kampung Tolang Dolok.

Kemudian datang lagi rombongan lainnya dari
daerah Mandahiling juga bernama Raja Mondang
Tahi (marga Lubis) dengan temannya bernama Malin Mancayo (marga Batubara).

Adapun orang-orang tersebut di atas disebut “Induak nan Barampek”, turun temurun
sampai sekarang adalah:

1) Tompu Sereng gelar Saheto Gading sebagai manti; ujung lidah kapalo sambah, anak kunci bilik dalam.

2) Hajaran Tolang gelar Panghulu Mudo; nan akan mengambangkan Payung Rajo.

3) Rajo Mondang Tahi bergelar Sutan Parang; diakui sanak oleh Rajo.

4) Malin Mancayo gelar Gading Raja, nan mahatak manghidang nan kamangagiohkan.

Dengan demikian cukuplah syarat untuk mendirikan Nagari, yaitu: didiami oleh empat suku.

1) Raja Dubalang dengan suku Nasution.

2) Tompu Sereng dengan suku Mais dan Ajaran Tolang.

3) Raja Mondang Tahi dengan suku Lubis

4) Malin Mancayo dengan suku Batubara

Ada tanah ulayat, ada pandam pakuburan, dan ada sebuah pasar tempat berlangsungnya aktivitas perekonomian nagari. Selanjutnya datang pulalah kaum-kaum lain yang kemudian diberikan suatu kampung dan diangkat pulalah penghulunya. Adat yang dipakai di Nagari Simpang Tonang sesuai dengan adat Minangkabau, yakni "adat salingka nagari".

Berdasarkan uraian tarombo asal-usul terbentuknya Nagari Simpang Tonang tersebut,
maka dapat dipahami bahwasanya nenek moyang
Alak Pangtonang ialah para imigran yang berasal dari Mandailing. Imigran tersebut datang secara mengelompok dalam beberapa tahap. Para pendatang tersebut berusaha untuk menjadi “Minang” dengan mengganti adat-istiadat yang mereka bawa. Meskipun daerah ini termasuk wilayah rantau Minangkabau, pada saat itu belum ada penduduk yang menghuninya.***

Daftar Pustaka:

Sandi, Deka Maita. 2019. Alek Pangtonang.
    Identifikasi Diri Etnik Mandailing di Nagari  
    Simpang Tonang Kecamatan Duo Koto  
    Kabupaten Pasaman (2000-2018). Jurnal 
    Education and Development Institut Pendidikan 
    Tapanuli Selatan, 7 (2), 274-279

By. Buyuang Mudo

#rumah #gadang #sukunasution #minangkabau #pasaman #sumaterabarat #sumatera #andalas #indonesia


Sumber : Rilis /  Editor : Redaksi

Ikuti Lineperistiwa.com


Lineperistiwa.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Usai Resmikan Fasilitas, Bhayangkari Sumut Salurkan 140 Set Meja dan Kursi untuk SD Terpencil di Karo

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:59:50 WIB

Karo (Sumut), LPCKomitmen Bhayangkari Daerah Sumatera Utara dalam meningk.

Pendidikan

Kolaborasi Dunia Industri dan Pendidikan, PT Arara Abadi dan Unilak Jalin kerjasama Unruk Program Magang K3

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:04:18 WIB

Pekanbaru (Riau), LPCProgram Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) F.

Pendidikan

Unilak dan SPSI Riau Sepakati Teknis Pembekalan Calon Mahasiswa RPL

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:45:11 WIB

Pakanbaru (Riau), LPCUniversitas Lancang Kuning (Unilak) dan Serikat Peke.

Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perluas Akses Pendidikan 40 Masyarakat yang Tertunda Lewat Program Kejar Paket C

Selasa, 09 Juni 2026 - 18:16:10 WIB

Kota Dumai (Riau), LPCKeterbatasan ekonomi masih kerap menjadi faktor seb.

Pendidikan

Kapolsek Ujung Batu Motivasi Pelajar di Ajang GSI: Ajak Jauhi Narkoba dan Raih Cita-Cita

Ahad, 24 Mei 2026 - 10:28:22 WIB

Rohul (Riau), LPCTak hanya giat dalam program ketahanan pangan dan pemeli.

Pendidikan

49 Pelajar Diamankan hingga Sajam Disita, Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:15:22 WIB

Medan (Sumut), LPCPolsek Biru-Biru terus menggencarkan upaya menekan aksi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bunga untuk Keadilan : Hinca Panjaitan Ajak Polres Karo Tebarkan Keharuman Pelayanan
27 Juni 2026
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80
27 Juni 2026
Warga Teluk Belitung Apresiasi Kampung Pancasila, Babinsa Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Gotong Royong
27 Juni 2026
Karhutla Jadi Ancaman Serius, Babinsa Koramil 06/Merbau Perketat Patroli di Desa Lukit
27 Juni 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi
27 Juni 2026
Sinergi Polri dan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Bergizi
27 Juni 2026
Pelarian LM Kandas, Polres Pematangsiantar Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas
26 Juni 2026
Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
26 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Briptu Irvan Sipahutar Cek Pekarangan Kacang Tanah di Bukit Datuk
26 Juni 2026
Babinsa Tegaskan Persatuan Tak Bisa Ditawar, Kampung Pancasila Jadi Garda Kebersamaan
26 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Usai Resmikan Fasilitas, Bhayangkari Sumut Salurkan 140 Set Meja dan Kursi untuk SD Terpencil di Karo
  • 2 Terbukti Unggul Dalam Inovasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet 3 Juara di APQ Awards 2026
  • 3 Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pratu Hasibuan Sosialisasikan Larangan Membakar Lahan
  • 4 Serda C.J. Silalahi Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Melalui Kampung Pancasila
  • 5 Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Keteladanan Pahlawan
  • 6 Grebek Sarang Narkoba di Labura, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Tempat Transaksi dan Konsumsi Narkotika
  • 7 Kolaborasi Dunia Industri dan Pendidikan, PT Arara Abadi dan Unilak Jalin kerjasama Unruk Program Magang K3

PT. PANTAU MEDIYA JAYA
Jalan Jendral Sudirman Gang Kuini No. 04 RT 08 Kelurahan Bintan Kecamatan Dumai Kota - Kota Dumai, Riau – Indonesia , Phone. 0812 6782 0353 - 08126838909
Email: redaksilineperistiwa@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Lineperistiwacom.com